MATRIKULASI, MENYAMAKAN KEMAMPUAN DASAR SISWA BARU MANICPAS

Bapak Fauzi Plt Kepala Kantor Kemenag Kab Pasuruan
Serius mengikuti materi

Proses perkenalan siswa baru melalui MATSAMA dan Inagurasi pada siswa baru telah usai, namun demikian masih ada satu proses lagi yang harus dijalani oleh siswa baru MAN IC Pasuruan. Proses tersebut adalah matrikulasi. Proses pembelajaran di MAN IC yang tergolong cukup berat memerlukan kemampuan dasar yang sama pada setiap siswa. Kemaampuan dasar yang sama akan mempermudah para pengajar untuk memberikan materi yang tepat pada tahap selanjutnya. Asal sekolah dan daerah yang berbeda dari siswa baru tentunya berpengaruh pula pada kemampuan dasar yang berbeda. Untuk itu matrikulasi ini diberikan agar selanjutnya dapat memposisikan siswa dengan tepat.

Matrikulasi ini berlangsung selama 9 hari. Berawal pada  Kamis, 18 Juli 2019 dan akan berakhir pada Jum’at 26 Juli 2018. Pelaksanaan matrikulasi ini juga ditinjau langsung oleh H. Fauzi, Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Pasuruan. Bapak Kasubbag hadir untuk memberikan motivasi kepada siswa baru. Adapun mata pelajaran yang diberikan pada matrikulasi meliputi semua mapel OSN ditambah PAI dan Bahasa Arab. Hasil dari matrikulasi ini juga menjadi bahan pertimbangan untuk menempatkan siswa pada kelas selanjutnya. Pada proses matrikulasi ini sudah mulai terlihat daya juang dan daya saing siswa baru. Tak sedikit pula siswa yang terbebani dan merasa bahwa kemampuannya dibawah rata-rata teman. Pada kondisi ini support dan motivasi para pendidik sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi jangan sampai siswa menjadi down sebelum proses KBM yang sesungguhnya benar-benar dimulai.

Pada tahun kedua ini MAN IC Pasuruan diberi kepercayaan untuk mengelola 4 kelas baru dengan total siswa sebanyak 90 siswa. Dibanding tahun sebelumnya, asal daerah siswa tahun ini lebih merata dari seluruh wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, dan beberapa siswa dari luar Jawa. Sebuah modal yang bagus untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan. Tuntutan adaptasi dan sosialisasi membuat anak-anak melebur satu sama lain sedemikian rupa. Sebuah kebanggaan bagi MAN IC Pasuruan atas kepercayaan masyarakat yang sudah meluas, senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Syamsul Ma’arif, “Terima kasih kepada Bapak Ibu yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami, kami mohon dukungan para orang tua, karena tanpa dukungan orang tua kami tidak akan berarti apa-apa” ungkap Syamsul Ma’arif pada kesempatan bertemu walimurid.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*