Kasih Ibu Bertumbuh di Asrama Cendekia

semua siswa berbaur dengan orang tau
semua siswa berbaur dengan orang tua

Berawal dari obrolan ringan orang tua di grup WA walimurid yang ingin bersama-sama menjenguk putra putrinya di hari yang sama sambil makan siang bersama, jadilah sebuah rencana serius dan acara yang cukup mewah dan memanjakan anak-anak se asrama. Betapa tidak, rencana yang mengundang antusiasme sangat besar dan sambutan hangat dari banyak wali murid tersebut  dikemas dalam kegiatan  makan bersama keluarga besar MAN INSAN CENDEKIA Pasuruan. Namun tepatnya lebih terlihat sebuah pesta besar,

Kaum bapak ikut mendukung

Dalam acara tersebut jelas sekali terlihat ungkapan kasih sayang orang tua terhadap seluruh siswa tanpa memandang putra sendiri atau bukan. Semua siswa diperlakukan sama, sehingga tak ada rasa canggung di antara mereka. Demikian juga antara orang tua, semua berbaur dalam  kehangatan suasana dan penuh persaudaraan. Semua bergembira penuh canda tawa. Ada ungkapan lucu yang spontan keluar dari bibir salah satu siswa, “Alhamdulillah, ada penambahan gizi”, celetuknya, yang kontan disambut tawa oleh yang hadir.

Sebelum acara makan bersama dimulai, terlebih dulu dibuka dengan ucapan selamat datang dan terima kasih oleh waka kesiswaan Yuliani, sambil menyampaikan salam dari kepala madrasah, Syamsul Ma’arif yang tidak bisa bergabung dalam acara tersebut. “Kami atas nama sekolah hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih yang tidak terhingga atas inisiatif Bapak Ibu sekalian, semoga silaturrahmi ini terus terjalin dengan sangat kuat sehingga menjadi kekuatan tersendiri bagi MAN IC untuk mengembangkan diri. Jazakumullahu khoiron katsiro” ucap Syamsul dari tempat yang terpisah. Setelah itu dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Misbakhul Ma’arif, salah satu pembina asrama.

Suksesnya acara ini tak lepas dari peran aktif beberapa orang tua murid yang sangat proaktif untuk mempelopori dan menjadi mediator dengan pihak sekolah bagi walimurid lainnya. Diantaranya adalah yang akrab disapa dengan Bunda Mayang, Bunda Surya, Mama Galuh, Mama Nawal, dan masih banyak yang lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu. Berkat kerjasama dan pengkoordiniran yang sangat rapi, lobby gedung pendidikan pun tersulap menjadi ruang pesta. Berbagai jenis masakan dan makanan tersaji di beberapa meja panjang. Sangat variatif dan mengundang selera. Bisa dibayangkan, berbagai masakan dibawa oleh kaum ibu dari daerah masing-masing.

Sisi lain yang menarik dari acara ini adalah bukan hanya kaum ibu yang antusias, namun tampaknya kaum bapak juga tidak mau ketinggalan, terbukti semuanya larut dalam kegembiraan. Saling berbaur tanpa jarak. Sungguh sebuah acara yang sangat berkesan dan bernilai persaudaraan yang sangat tinggi.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*