MANICEPAS Menggandeng PENS tingkatkan SDM di bidang Multimedia

“Didiklah anak-anak sesuai zamannya” itulah pesan pertama kali yang terlontar dari Edi Satriyanto,M.Si, Wakil Direktur PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya). Sebuah pernyataan yang diterjemahkan dari Sabda Rosulullah tentang mendidik anak sesuai zamannya, karena zaman anak-anak beda dengan zaman orangtuanya. Hadir dalam acara pembukaan Pelaksanaan Program MA Vokasi pada hari Kamis, 16 Januari 2020 di MAN Insan Cendekia Pasuruan Edi menegaskan bahwa tepat sekali membekali siswa dengan ketrampilan Multimedia. Apalagi untuk siswa MAN IC yang notabene adalah siswa-siswa pilihan, tentu bekal multimedia sangat penting menunjang kelancaran study lanjut dan karir anak-anak di masa depan. Di sinilah PENS dengan senang hati menyambut niat baik MAN Insan Cendekia Pasuruan untuk bekerja sama dalam pelatihan di bidang multimedia sebagai upaya peningkatan SDM, baik untuk siswa maupun guru. Sebuah semangat baru bagi anak-anak, karena pada kesempatan itu wakil direktur menyampaikan akan membantu mempermudah anak-anak yang berprestasi dan adanya prioritas bagi siswa-siswa penghafal Al Qur’an untuk masuk PENS. Pemberian perhatian yang besar pada penghafal Al Quran ini sebagai salah satu upaya untuk menangkal radikalisasi di kalangan mahasiswa.
Pelaksanaan Program MA Vokasi ini dibuka secara resmi oleh Kabid Pendma Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Dr. Ahmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. Pada kesempatan itu Bahtiar berpesan kepada seluruh siswa untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini. Kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya. “Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengambil inspirasi dari lingkungannya” tandasnya berulang-ulang sebagai penekanan agar semua siswa mampu menyerap ilmu yang diberikan oleh para tentor dari PENS. Karena tidak semua MA berkesempatan mendapatkan bantuan program ini.
Program MA Vokasi ini merupakan bantuan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kepala MAN IC Pasuruan, Syamsul Ma’arif, berharap program ini terus berkelanjutan dan tidak berhenti sampai tahun ini saja. Artinya meskipun program ini nanti telah berakhir namun tenaga SDM yang dihasilkan mampu menularkan ilmunya pada penerus berikutnya. Program ini akan berjalan selama kurang lebih 3 bulan, yang akan berakhir pada pertengahan Maret mendatang. “ Saya berharap setelah pelatihan ini akan lahir tenaga-tenaga handal di bidang fotografi, videografi, animasi, design grafis, operator computer dan sablon“ Tegasnya. Lebih jauh Syamsul menyampaikan keinginannya untuk mendatangkan Sutradara Film Jejak Dua Ulama, agar anak-anak dapat berinteraksi langsung tentang perfilman. Acara itu ditutup dengan penandatanganan MoU antara MAN IC Pasuruan dengan PENS.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*