Tim Olimpiade Matematika MAN IC Pasuruan Setoran Piala Kejuaraan

Dunia matematika, bukan lagi hal yang asing bagi kebanyakan orang. Pelajaran yang terkenal dengan disiplin ilmunya yang rumit seakan sudah menjadi hantu bagi sebagian pelajar. Namun, keilmuan satu ini akan terkesan seru bagi yang menikmati setiap proses pemecahan suatu rumus itu sendiri. Mempelajari matematika memang terkesan memusingkan, tapi dengan semangat dan ketekunan, matematika akan menjadi sahabat disetiap elemen kehidupan kita.

Sama halnya dengan siswa MAN IC Pasuruan yang satu ini, Haziem Arief Madani. Sekali lagi, siswa kelas XI-MIPA ini berhasil menorehkan prestasi dalam Kompetisi Matematika tingkat SMA/MA sederajat yang diadakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Setelah sebelumnya menjajal kemampuan pada kompetisi Matematika di Universitas Adi Buana Surabaya, ia mendapatkan Juara Harapan 1 dalam olimpiade kali ini. Dilaksanakan pada tanggal 15 – 16 Februari 2020, ajang yang satu ini merupakan Kompetisi Matematika bertaraf nasional. Tidak hanya Haziem, rekannya, Alif juga berhasil menduduki peringkat 8. “Haziem itu kayak setoran piala. Setiap minggunya ada aja piala yang didapat.” begitu pengakuan teman sekelasnya.

Ditemui selepas upacara bendera, Pak Magita Danang selaku pembina study club Matematika, mengaku bangga atas torehan prestasi kedua anak didiknya itu. Berbekal kemampuan yang mumpuni, tim olimpiade Matematika MAN IC Pasuruan berlaga dengan serius. Tidak sekali-kali ditanamkan pada mereka untuk mencari kemenangan. Kesungguhan dalam berlombalah yang ditekankan pada setiap delegasi MAN IC Pasuruan. ‘Belajar untuk ibadah, prestasi untuk dakwah’ selalu dipegang teguh siswa siswi MAN Insan Cendekia Pasuruan. (Putan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*