Bangun Generasi Cerdas dan Sehat, MAN IC Pasuruan Gelar Penyuluhan P3LP dan Skrining Bahaya Merokok

Demi lingkungan madrasah sehat, MAN IC Pasuruan bersama Puskesmas Kedawungwetan Grati lakukan deteksi dini bahaya merokok dan berikan edukasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis bagi murid.


Menyadari pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kesehatan, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pasuruan bersama Puskesmas Kedawung Wetan, Grati, Pasuuran menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan terpadu bagi para muridnya pada 12 Juni 2026. Bertempat di lingkungan madrasah setempat, acara ini menghadirkan dua tenaga kesehatan ahli, yakni Bapak Coernanda, S.Kep., Ners. (Pak Nanda) dan Ibu Kiki, S.Kep., sebagai narasumber utama dari Puskesmas Kedawung wetan, Grati.

 

Kegiatan edukasi ini secara khusus membahas dua isu krusial di kalangan remaja, yakni Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) dan bahaya merokok. Pihak madrasah menyelenggarakan program ini dengan tujuan untuk membekali para murid ketahanan fisik dan mental, sehingga mereka mampu menghadapi tekanan belajar sekaligus terhindar dari pergaulan dan kebiasaan negatif yang merusak masa depan.

 

Acara tersebut berjalan dengan sangat interaktif dan dibagi menjadi dua sesi edukasi yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, Pak Nanda memaparkan materi mengenai P3LP di lingkungan sekolah. Beliau menjelaskan bahwa kesehatan yang sejati harus mencakup kondisi jiwa yang sehat, di mana individu mampu berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial.

 

“Murid yang sehat jiwanya akan menyadari kemampuan dirinya, mampu mengatasi tekanan atau stres, serta beraktivitas dengan produktif. Melalui P3LP ini, kita belajar untuk peka dan tahu bagaimana memberikan pertolongan pertama pada teman yang sedang mengalami luka psikologis di sekolah,” terang Pak Nanda di hadapan para murid yang antusias menyimak.

 

Berlanjut ke sesi kedua, giliran Ibu Kiki yang mengambil alih panggung untuk menyoroti pentingnya menjaga kesehatan jasmani dari ancaman rokok. Beliau memaparkan secara gamblang dampak destruktif dari bahan-bahan kimia dalam rokok terhadap perkembangan otak dan paru-paru remaja.

 

Tidak sekadar memberikan ceramah, Ibu Kiki mempraktikkan langkah konkret dengan membagikan formulir skrining tentang kebiasaan merokok kepada seluruh murid yang menjadi audiens. Formulir ini wajib diisi oleh para murid sebagai metode pemetaan dan deteksi dini perilaku merokok di kalangan pelajar.

 

Melalui pendekatan komprehensif dari materi psikologis hingga skrining fisik ini, diharapkan lingkungan MAN IC Pasuruan tetap terjaga sebagai kawasan pendidikan yang sehat. Para murid pun diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi dan berempati tinggi, tetapi juga berkomitmen penuh untuk menjauhi bahaya rokok.

 

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT