Kunjungan Istimewa Konjen Australia ke MAN IC Pasuruan: Buka Wawasan Hubungan Bilateral dan Peluang Studi Internasional

kuliah umum MAN IC Pasuruan bersama Konjen Australia Surabaya yang membahas sejarah persahabatan kedua negara, budaya, serta peluang pendidikan ke Australia.

PASURUAN – Antusiasme luar biasa mewarnai lingkungan madrasah saat seluruh murid MAN Insan Cendekia Pasuruan, didampingi oleh segenap Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta Komite MAN IC Pasuruan, mengikuti sebuah acara istimewa bertajuk "Public Lecture on Australia Indonesia Relationship and Study Opportunity to Australia". Acara edukatif yang mengangkat jargon penyemangat "Unlock Your Vision!" ini diselenggarakan di Lab Multimedia MAN Insan Cendekia Pasuruan pada tanggal 4 Juni 2026. Berlangsung dengan penuh interaksi dari pukul 10.00 hingga 11.45, kegiatan ini menghadirkan tamu kehormatan secara langsung, yakni Mr. Glen Askew selaku Australian Consul-General Surabaya.

Dalam kuliah umum yang memikat perhatian seluruh murid tersebut, Mr. Glen Askew memaparkan sejarah panjang kemitraan strategis dan persahabatan antara Indonesia dan Australia. Sesi ini mengajak para murid mengenal kehidupan nyata di benua tetangga tersebut melalui berbagai topik yang menarik. Para murid disuguhkan pemaparan mengenai luas wilayah daratan Australia, persebaran populasi, jalan lurus terpanjang di sana (90 Mile Straight) yang mencapai jarak 145,6 km, hingga kilas balik sejarah dukungan nyata Australia pada masa kemerdekaan Indonesia. Fakta sejarah tersebut meliputi peristiwa boikot armada kapal Belanda (Black Armada) dan keterlibatan jurnalis perang Australia dalam merekam peristiwa heroik Pertempuran Surabaya 1945. Suasana semakin cair dengan adanya sesi pengenalan bahasa gaul (slang) khas Australia yang sangat menghibur, di mana para murid diajak menebak kata-kata seru seperti "Servo" (Stasiun Pengisian Bahan Bakar), "Barbie" (Barbeque), "Maccas" (McDonald's), "Mate" (Teman), hingga sapaan hangat "G'day".


Bagi murid MAN IC Pasuruan yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke luar negeri, pemaparan mengenai peluang studi menjadi momen yang paling dinantikan. Pihak Konsulat Jenderal memberikan wawasan komprehensif bahwa Australia merupakan negara tujuan studi peringkat pertama bagi pelajar Indonesia, 9 dari 100 universitas terbaik dunia berlokasi di sana. Dalam kesempatan ini, diperkenalkan pula peluang pendanaan prestisius melalui program Australia Awards Scholarships serta informasi detail mengenai penerimaan, beamurid, dan fasilitas kampus kelas dunia, dengan Western Sydney University sebagai salah satu contoh profilnya. Tidak sebatas pada program studi formal, materi juga menyentuh program Work and Holiday Visa bagi pemuda Indonesia berusia 18 hingga 30 tahun yang kelak ingin mencari pengalaman kerja sambil berlibur hingga 12 bulan di Australia.


Kemeriahan acara ditutup dengan sesi kuis interaktif yang disambut antusias oleh para murid. Para peserta berlomba-lomba menebak berbagai trivia seputar Australia, mulai dari nama ibu kota negara, hewan endemik menggemaskan seperti kanguru, quokka, dan echidna, hingga makanan pencuci mulut khas bernama Lamington. Melalui kunjungan berharga ini, diharapkan seluruh sivitas akademika MAN IC Pasuruan semakin berani membuka visi, meningkatkan kompetensi, dan termotivasi untuk mengukir prestasi hingga menembus kancah internasional.

 

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT