Pecah Rekor! 42% Murid Eligible MAN IC Pasuruan Lolos SNBP 2026

Prestasi spektakuler MAN IC Pasuruan di SNBP 2026! Sebanyak 42 persen (22 dari 52 murid eligible) sukses tembus PTN Top. Lihat daftar nama jawaranya di sini!

Hasil SNBP 2026 MAN Insan Cendekia Pasuruan: 42 Persen Siswa Eligible Lolos

Pasuruan - MAN Insan Cendekia (IC) Pasuruan kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Indonesia melalui pencapaian luar biasa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Berdasarkan data hasil pengumuman resmi yang dirilis pada Selasa, 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 22 murid dari total 52 murid yang masuk dalam kuota eligible berhasil dinyatakan lulus seleksi. Capaian ini menunjukkan angka keberhasilan sebesar 42 persen, sebuah prosentase yang cukup tinggi mengingat ketatnya persaingan di jalur prestasi yang menggunakan nilai rapor dan portofolio akademik sebagai indikator utama kelulusan di tingkat nasional.

Keberhasilan tahun ini mencakup sebaran fakultas dan program studi yang sangat kompetitif, khususnya di bidang kesehatan dan teknologi. Universitas Brawijaya (UB) menjadi salah satu tujuan utama dengan tujuh murid yang dinyatakan lolos. Mereka adalah Salma Farah Hidayah yang berhasil menembus program studi Kedokteran, Nur Sabrina Azizah Paramita di jurusan Perpajakan, Bunga Lailatul Faizah di Pendidikan Dokter Gigi, Clarissa Putri Aufal Khiyaroh di Teknologi Bioproses, Shafa Maliha di Kimia, Nala Widya Kirana di Ekonomi, Keuangan dan Perbankan, serta Fachry Daryn El-Shirazy yang diterima di jurusan Hubungan Internasional. Tingginya minat dan keberhasilan murid MAN Insan Cendekia Pasuruan di kampus Malang ini menjadi bukti kualitas akademik madrasah yang diakui secara nasional.

Selain di Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya juga menjadi rumah bagi delapan murid pejuang prestasi dari MAN IC Pasuruan. Keberhasilan di ITS ini menunjukkan keberagaman minat murid, mulai dari bidang medis hingga teknik tingkat lanjut. Nama-nama murid yang lolos di ITS antara lain Hanif Rahman Shidiq (Teknik Elektro), Nikeisa Lituhayu (Kedokteran), Muhammad Emiral Hakim Titanjati (Teknik Industri), Ihsan Tajuddin Akmal (Teknik Informatika), Mochamad Rafi Akbar Firdaus (Teknik Mesin), Loudya Medina Bilqis (Sistem Informasi), Annisa Nurfitri Firsta Arifin (Matematika), dan Qorinatul Chusna (Statistika Bisnis). Keberhasilan menembus jurusan Kedokteran dan Teknik Informatika di ITS menjadi catatan prestasi tersendiri mengingat kedua prodi tersebut merupakan salah satu yang paling sulit ditembus di jalur SNBP.

Prestasi murid MAN Insan Cendekia Pasuruan juga merambah ke berbagai perguruan tinggi elit lainnya di Pulau Jawa. Di Jawa Barat, Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima Ulqiya Alfi Anjani di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian serta Bayu Febriyanto di Fakultas Seni Rupa dan Desain. IPB University juga menyambut dua talenta madrasah, yakni Sahla Naila Yosa di jurusan Agribisnis dan Sabrina Husniyah di jurusan Bisnis. Sementara itu, Universitas Padjadjaran (UNPAD) menerima Raisya Nur Ramadhina pada program studi Pendidikan Dokter Gigi. Keberhasilan ini juga dilengkapi dengan Muhammad Belva Haidar yang lolos di Kedokteran UIN Sunan Ampel (UINSA) serta Faiz Harmanto yang berhasil mengamankan satu kursi di program studi Kriya Seni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Pencapaian 42 persen kelulusan SNBP ini merupakan hasil dari proses panjang bimbingan akademik dan strategi pemilihan program studi yang matang di internal MAN Insan Cendekia Pasuruan. Pihak madrasah secara konsisten melakukan pendampingan kepada murid untuk memastikan pilihan jurusan sesuai dengan minat, bakat, dan peluang di masing-masing universitas tujuan.

Bagi para murid yang telah dinyatakan lolos, tahapan selanjutnya adalah melakukan verifikasi data dan daftar ulang di laman resmi universitas masing-masing. Sedangkan bagi murid yang belum beruntung di jalur prestasi, pihak madrasah terus memberikan dukungan penuh untuk persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur mandiri yang akan segera dibuka. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus mempertahankan tradisi juara dan mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.

 

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT