
Dua murid MAN Insan Cendekia Pasuruan, Ainiyah Faidah Azmi dan Tita Aulia Kurnia, sukses meraih Juara 3 nasional di ajang INNOBIZ Universitas Diponegoro lewat karya brilian "Teknologi Emas Inovasi Tanpa Batas". Simak kisah inspiratif inovator muda kebanggaan madrasah di sini!
PASURUAN – Daya inovasi dan semangat kompetitif murid MAN Insan Cendekia Pasuruan kembali mengguncang panggung akademik tingkat nasional! Sebuah kabar luar biasa datang dari ajang kompetisi bergengsi INNOBIZ (Innovative Business and Research Zone) yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro. Kompetisi bergengsi ini mengusung tema agung, "Catalyst of Change: Empowering Youth to Drive Sustainable Innovation for Global Transformation"
Di bawah tangan dingin dan bimbingan intensif dari Bapak Wahyu, dua srikandi cerdas kebanggaan madrasah, yakni Ainiyah Faidah Azmi (XIA) dan Tita Aulia Kurnia (XIC), sukses menaklukkan ketatnya persaingan dan merengkuh posisi Juara 3. Ajang ini mewadahi berbagai gagasan melalui beberapa cabang lomba, yaitu Business Plan Competition (BPC), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), dan Poster Competition
Tampil memukau dengan nama tim yang sangat unik dan mencuri perhatian dewan juri, yakni tim delegasi MAN IC Pasuruan ini membawakan karya brilian yang berjudul "Teknologi Emas Inovasi Tanpa Batas"
Merespons prestasi gemilang ini, Kepala MAN Insan Cendekia Pasuruan, Dr. Ahmad Zamroni, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. "Kemenangan Ainiyah dan Tita adalah bukti nyata bahwa madrasah kita tidak hanya unggul dalam ilmu murni, tetapi juga mampu melahirkan inovator muda yang visioner dalam literasi digital dan riset. Teruslah berkarya, asah kreativitas tanpa batas, dan jadilah inspirasi sejati bagi murid-murid yang lain!" ungkap beliau dengan penuh rasa bangga.