Raih Ratusan Prestasi, MAN IC Pasuruan Dapat Suntikan "Ruh" Pendidikan dari Kakanwil Kemenag Jatim: Cetak Pemikir Berakhlak Mulia!
Simak pesan mendalam Kakanwil Kemenag Jatim saat membina GTK MAN IC Pasuruan tentang hakikat pendidikan bermutu, nalar kritis, dan adab sebelum ilmu.
PASURUAN – Guna memperkuat mutu pendidikan berbasis karakter dan keteladanan, MAN Insan Cendekia (IC) Pasuruan menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bachtiar, M.Pd.I. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Multimedia MAN Insan Cendekia Pasuruan pada Kamis (5/11/2026), mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, serta diikuti oleh seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan madrasah.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala MAN Insan Cendekia Pasuruan, Dr. Ahmad Zamroni, S.S., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kakanwil Kemenag Jawa Timur, sekaligus melaporkan agenda kunjungan Kepala Bidang (Kabid) beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) pada keesokan harinya. Dalam laporannya, Dr. Ahmad Zamroni memaparkan profil sumber daya madrasah yang didukung oleh guru dan jajaran staf kependidikan, serta capaian membanggakan berdasarkan rekapitulasi sementara yang telah diinput pada laman Pusat Prestasi Madrasah (Puspresma). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 435 total prestasi berhasil diraih oleh 248 siswa berprestasi melalui keikutsertaan pada 214 ajang kompetisi. Dari total capaian tersebut, sebanyak 220 prestasi atau 51 persen di antaranya merupakan torehan bergengsi yang terdiri atas 190 prestasi tingkat nasional dan 30 prestasi kancah internasional.
Memasuki sesi inti pembinaan, Dr. Akhmad Sruji Bachtiar, M.Pd.I. menekankan bahwa mengelola institusi pendidikan memiliki tolok ukur yang sangat berbeda dibandingkan sekadar mengelola pembangunan fisik. Menurutnya, hakikat keberhasilan pendidikan bukanlah berlomba memperbanyak kuantitas murid atau kemegahan gedung semata, melainkan seberapa besar kebermanfaatan madrasah dalam mencetak hamba Allah (Abdullah) yang saleh, berakhlak mulia, dan mampu menghormati sesama. Ia juga mengingatkan bahwa membangun pendidikan sejatinya bertumpu pada kekuasaan dan takdir Allah SWT, sehingga insan pendidik harus senantiasa menjauhkan diri dari sifat sombong atau semata-mata mengandalkan kepintaran pribadi.

"Ilmu tanpa adab berpotensi membuat seseorang merasa lebih tinggi dari orang lain. Oleh karena itu, tujuan akhir dari proses pendidikan adalah melahirkan ilmuwan yang berakhlak, yang semakin tinggi ilmunya semakin baik pula ibadah dan perilakunya," tegas Kakanwil di hadapan seluruh peserta pembinaan. Ia menjabarkan bahwa penguatan adab sebelum ilmu harus tertanam secara menyeluruh, meliputi adab kepada Allah SWT, adab kepada orang lain, serta adab terhadap diri sendiri, sembari terus memperdalam pengenalan (taaruf) secara jasad maupun jiwa (nafs) kepada Sang Pencipta dan makhluk-Nya.

Lebih lanjut, Kakanwil menggarisbawahi bahwa ilmu yang bermutu adalah ilmu yang mampu menghidupkan hati, menumbuhkan kepekaan untuk bersedekah, serta menjaga pemiliknya agar selalu mengingat Allah dan berprasangka baik (husnuzan). Dalam aspek pembelajaran, para pendidik didorong untuk membentuk sivitas MAN IC Pasuruan menjadi insan pemikir yang bernalar kritis. Siswa tidak boleh hanya sekadar "mengetahui", tetapi harus dilatih memecahkan masalah agar daya nalar dan pola pikir kritisnya terbangun secara matang demi mempersiapkan bekal akhiratnya.
Menutup arahannya, Kakanwil berpesan agar seluruh GTK sebagai pelatih dan pendidik senantiasa membersihkan hati, mengamalkan ilmu yang bermanfaat, dan menjadi teladan nyata bagi peserta didik. Para guru juga diingatkan untuk tidak memaksakan kehendak pribadi kepada murid, melainkan mendidik secara bijak sesuai karakter, minat, serta kadar kemampuan masing-masing siswa. Melalui pembinaan yang bertumpu pada keteladanan ini, seluruh GTK MAN Insan Cendekia Pasuruan diharapkan semakin solid dalam mencetak generasi unggul yang tajam nalarnya sekaligus luhur pengamalan adabnya.
Silakan tulis komentar menggunakan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.